Home » Islamic Worldview (page 8)

Islamic Worldview

Arti Berfikir Logis dan Argumentatif

Pendahuluan Dalam tradisi intelektual Islam manusia didefinisikan sebagai hewan yang berfikir (hayawan natiq). Berfikir logis dan argumentatif merupakan prasyarat dalam pencarian ilmu pengetahuan. Artinya dalam mencari ilmu pengetahuan sesorang harus mengikuti aturan befikir atau hukum-hukum berfikir yang terrangkum dalam ilmu yang disebut logika (mantiq) atau qiyas. Secara etymologis logika berasal dari kata logos yang mempunyai dua arti 1) pemikiran 2) ...

Read More »

Gender

“Tidak adil” dan “tertindas” adalah dua bekal gerakan feminism dan kesetaraan gender. Wanita diseluruh dunia ini dianggap tertindas dan diperlakukan secara tidak adil. Wajah peradaban umat manusia memang diwarnai oleh dua kata tersebut. Tapi masing-masing peradaban memiliki solusi masing-masing. Islam lahir disaat peradaban jahiliyah tidak dan salah menghargai wanita. Anak wanita yang tidak dikehendaki harus dikubur hidup-hidup. Tapi wanita saat ...

Read More »

Ummati

“Ummati…ummati.. ummati”  itulah diantara desah terakhir dari Nabi terakhir itu. Nabi Muhammad saw seperti sedang meneguhkan misinya. Ia bukan penguasa yang egois dan tiranik. Sumpah serapah Edward Gibbon (1737-1794) bahwa Muhammad adalah pembohong dan akhir hayatnya cenderung pada seksualitas dan individualistis” adalah sampah. Nabi tidak menyebut  “rakyatku…rakyatku… .” atau “hartaku…hartaku…” Padahal Nabi adalah seorang kepala dari sebuah Negara yang baru ...

Read More »

Dhamir

Dua bulan terakhir di awal tahun 2012 ini bangsa dan umat Islam Indonesia diuji oleh tiga masalah syahwat dan moral. Sumber masalah itu adalah wanita. Pertama Irsyad Manji, wanita Canada yang lesbi. Kedua Lady Gaga, Yahudi Amerika penyanyi porno dan vulgar. Ketiga, RUU kesetaraan gender yang intinya memberi hak wanita agar sama dengan laki-laki dalam segala hal.

Read More »

al-Qur’an Menghargai Kesalahan?

Postmodernisme dihidupkan oleh semangat pluralisme dan dihadapkan dengan fundamentalisme, kata Akbar S. Ahmed dan Ernest Gelner. Kini semua agama diprovokasi merespon semangat ini. Sekularisme telah “gagal”, kata Peter L. Berger dan gantinya adalah pluralisme. Buku al-Qur’an Kitab Toleransi ini adalah contoh riil respon itu, “Membangun toleransi di tengah gelombang intoleransi yang makin marak”. Kandungannya sarat dengan wacana pluralisme dan memusuhi ...

Read More »