Home » Opinion (page 2)

Opinion

Islamisasi Ilmu Pengetahuan Kontemporer (Part.4)

16. Bagaimana contoh bepikir yang sesuai dengan ajaran Islam? Contohnya adalah dalam melihat sumber ilmu pengetahuan. Dalam Islam terdapat dua jenis kitab yaitu wahyu al-Qur’an sebagai kitab tertulis, dan alam semesta sebagai kitab tidak tertulis. Seperti halnya kitab al-Qur’an, alam semesta ini juga mempunyai ayat-ayat yang jelas dan pasti (muhkamaat) dan ada pula ayat-ayat yang mutasyabihaat (ambigu). Untuk memahami ayat-ayat ...

Read More »

Islamisasi Ilmu Pengetahuan Kontemporer (Part.3)

11. Kembali ke masalah worldview Apa yang salah dalam ilmu pengetahuan yang lahir berdasarkan worldview Barat? Apakah dengan masuknya cara berpikir Barat bukan justru menambah maju umat Islam? Menggunakan cara berpikir Barat akan membawa akibat yang oleh al-Attas disebut de-islamisasi pemikiran umat Islam. Masalahnya ada pada presupposisi kajian sains Barat dan metodologi pengkajian ilmu-ilmu sosial yang sekuler. Akibat yang utama ...

Read More »

Amir Alim

Suatu ketika Zia’ul Haq (alm) Presiden Pakistan tahun 1977-1989, mengumpulkan para wartawan untuk berdialog dan makan siang. Disela dialog itu Zia’ul Haq bertanya kepada Nizami, pimpinan redaksi koran the Nation. “Nizami menurut anda siapa yang mendirikan dan membangun negara”, tanya Zia. Nizami agak lama berpikir memahami logika Zia, dan lalu menjawab “Politisi”. Zia tersenyum mendengar jawaban itu lalu berkata: “Ternyata ...

Read More »

‘Syajarah’ Bukan History

Dalam masyarakat yang tidak bertuhan alias sekuler, sejarah didekati melalui tiga sisi. Pertama, Pandangan Siklus, artinya sejarah itu berjalan seperti sebuah siklus dan mengalir alami. Tidak ada Tuhan atau tujuan dibalik kejadian itu. Pandangan Yunani kuno ini masih diminati oleh Nietzsche atau Spangler. Kedua, Pandangan Providensial, artinya sejarah itu sepenuhnya dibimbing oleh Tuhan, dan manusia tidak punya peran yang berarti. ...

Read More »

Tazkiyah An-Nafs

Salah satu misi mengapa Allah mengutus para Rasul adalah untuk pensucian diri atau “tazkiyatunnafs” (QS. Al-Jum’ah 2). Mengapa diri manusia harus disucikan? Alasannya sesuai dengan watak jiwa manusia yang diciptakan dengan sebaik-baik ciptaan. Namun manusia diberi potensi untuk berbuat kebaikan (taqwa) dan kejahatan (fujur) ” (QS. Al-Shams 7-8). Maka dari itu manusia tidak luput dari berbuat salah dan dosa, sekecil ...

Read More »